Oleh: Yuka EdiR | Juli 16, 2008

Menampilkan File Tersembunyi

Sekarang ini jamannya orang pada rese bikin virus. Mending kalo dibuat untuk kebaikan, tapi dari namanya aja “virus”, nggak mungkin buat kebaikan. Ada macem-macem jenis “kejahatan” yang dilakukan virus. Mulai dari ngumpetin file, merusak file, merusak windows, bahkan yang kejam tega buat ngrusak komponen komputer. Kalo virusnya cuma nyembunyiin file (hidden) masih mendingan daripada filenya rusak. Coba bayangin aja gimana kalo laporan penting yang tinggal diprint ternyata rusak gara-gara dirental komputer banyak virusnya. Mau nangis….malu. Mau nuntut……males. Paling cuma djadiin pengalaman n kamu nggak bakalan ngprint dtempat itu lagi. Jika kamu memiliki file (misalnya di flasdisk), lalu kamu masukkan ke komputer yang bervirus trus kamu masukkin ke komputer yang “sehat” (misalnya punya antivirus yang up to date) bisa jadi filemu akan “hilang”.

Misalnya kamu memiliki file office word (dengan ekstensi.doc) di dalam folder ‘tugas kimia’ pada drive J: dan kamu benar-benar yakin bahwa kamu menyimpan file itu, namun ternyata setelah kamu pindah ke komputer temanmu yang aman dari virus ternyata file itu “hilang”.

Untuk memunculkannya, pada explorer pilih menu Tool –> Folder Option –> View

  • Berilah centang pada Show hidden files and folder
  • Hilangkan centang pada Hide protected operating system file, bila ada konfirmasi pilih Yes
  • Bila ingin mengetahui ekstensi file, hilangkan Hide extensions for known file types.

Hasilnya file akan terlihat samar-samar seperti gambar di bawah.

Pada beberapa kasus Virus komputer, menu Folder Option biasanya juga akan dihilangkan (disable), oleh karena itu bila  menu Folder Option hilang bisa menjadi indikator infeksi virus. File yang dihidden ada dua macam, yaitu hidden biasa (gambar atas) dan hidden system(gambar bawah) . Untuk hidden biasa hanya tinggal menghilangkan tanda centang pada bagian hidden propertiesnya (pada file, klik kanan, pilih properties). Sedangkan pada hidden system, centang pada hidden file sudah dididable, sehingga kita tidak bisa menghilangkannya langsung.

Untuk memunculkann file, salah satunya menggunakan command prompt. caranya Start –> Run –> isikan cmd , maka akan muncul jendela command prompt.

Setelah tahu posisi file ( J:\Tugas Kimia ) dan ekstensi file (  .doc ) kita ketikkan seperti berikut :

  • j: trus tekan Enter
  • cd tugas kimia trus tekan Enter
  • attrib *.doc -s -h /s /d trus tekan Enter, tunggu sampai muncul baris selanjutnya dan file akan terlihat lagi.

akan aku jelasin apa yang tadi diketik.

  • j: artinya kita masuk dari drive C ke drive J (dan berlaku untuk drive yang lainnya) pada gambar terlihat awalan C:\> menjadi J:\> yang artinya kita udah masuk ke drive J.
  • cd tugas kimia berarti : cd artinya kita masuk ke dalam subfolder , dan tugas kimia adalah nama foldernya. Pada gambar J:\> menjadi J:\tugas kimia>. Misal: bila filenya ada di dalam folder ilmu yang ada di dalam folder tugas kimia maka pada J:\tugas kimia> ketik cd ilmu dan seterusnya.
  • attrib artinya attribut dan tidak bisa diganti kata lain. *.doc adalah nama dan ekstensinya [nama.ekstensi] ( * adalah untuk semua kata pada nama file; .doc adalah ekstensinya. bila ingin menampilkan semua nama dengan banyak ekstensi sekaligus ketik *.*
  • -s merubah atribut file menjadi bukan suatu system, -h merubah atribut file menjadi terlihat, /s /d artinya berlaku juga untuk semua subfolder di dalamnya.

Beri tanggapan

Your response:

Kategori